Mengisi Seminar IT Update Direktorat Jenderal Pajak

Lama sekali “tas” saya satu ini tidak saya isi dengan sesuatu, karena ya… akhir-akhir ini saya lagi cukup sibuk. Jadwal saya cukup padat dan sering keluar kantor sehingga agak susah untuk online, meskipun saya sudah mempunyai 3G modem. (padahal yang sebenarnya adalah gak ada ide mau nulis apaan)

Mumpung hari ini lagi agak kosong, jadi coba iseng-iseng nulis lagi. Ceritanya begini… pada suatu hari.. *halah*. Kemarin saya kembali diminta untuk mengisi seminar Update Teknologi Direktorat Jenderal Pajak. Seminar ini di conduct oleh PT CNI bekerja sama dengan Icon+. Ini adalah kali kedua saya diminta menjadi pembicara dalam seminar. Seminar sebelumnya adalah tentang IT Fault and Performance Management dan so far cukup menyenangkan hehehe….

Pada awalnya saya cukup bingung menentukan tema yang nanti akan saya angkat sebagai bahan pembicaraan, karena dari pihak penyelenggara tidak menentukan tema yang akan dibicarakan, yang penting adalah masih sesuai dengan tema seminar “update teknologi”. Setelah mikir sana… sini… di waktu yang agak luang, akhirnya ketemu temanya, tetapi waktu buat bikin presentasinya belum ada. Akhirnya pagi hari di hari “H” bangun tidur saya ngebut deh bikin presentasi.

Tema yang saya angkat kali ini adalah tentang IT Service Management. Masih terkait erat dengan hal yang saya gemari yaitu “ITIL Framework“. Inti yang ingin saya bicarakan adalah tentang meningkatkan kualitas layanan IT, serta mensejalankan IT dengan bisnis perusahaan.

Tantangan lainya dalam presentasi kali ini adalah, saya kebagian presentasi setelah jam makan siang. Yang mana jam-jam tersebut pastinya jam ngantuk… Jadi saya harus berusaha supaya materi presentasi saya tidak menjadi dongeng nina bobo bagi audience. Selain itu gaya presentasi saya juga harus fresh, tidak membosankan, serta interaktif dengan audience supaya mereka selalu dalam kontrol saya.

Karena audience masih baru dengan tema yang seperti ini (ITIL framework), maka pembicaraan saya mulai dengan  memperkenalkan ITIL Framework kepada mereka. Apakah itu ITIL framework, apa kegunaan ITIL framework. Kemudian berlanjut ke IT service management yang merupakan inti dari ITIL framework. Apakah itu ITSM, dan kenapa perlu menerapkan ITSM.

Kemudian saya memberikan gambaran bahwa dalam penerapan ITSM ini, Infrastruktur IT ini tidak lagi hanya dimonitor per bagian secara terpisah. Tetapi dilakukan secara cross silo. Dipandang sebagai suatu resources yang membentuk suatu layanan IT yang mana mempunyai Owner dan juga customer (pengguna). Dan terkait dengan pengguna ini, pastinya ada SLA yang harus dipenuhi. SLA ini juga lah yang bisa menjadi tolok ukur bagaimana kualitas layanan IT yang ada.

Presentasi saya berujung pada bagaimana membuat IT menjadi sejalan dengan bisnis. Hal ini penting karena, sering IT dianggap bagian penyedot uang atau “cost center” bukan “profit center”. Paradigma seperti itulah yang harus dirubah. Sehingga IT dengan bisnis bisa saling mendukung dan berkembang bersama, untuk kemajuan perusahaan. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi.

Akhirnya pada jam 16:00 an WJS (Waktu Jam Saya), seminar selesai. Kali ini saya sempat  ngobrol-ngobrol
sebentar dengan salah satu bos dari pihak penyelenggara, karena appointment saya dengan orang korea sudah saya batalkan (sebenarnya saya ada appointment dengan orang korea jam 15:00 WIB). Dia mengatakan bahwa presentasi saya bagus dan sangat menarik, dia menyukai presentasi saya. Saya sendiri juga cukup puas karena audience berhasil saya kontrol, mereka terlihat menyimak pada saat saya presentasi, interaksi berjalan dua arah dengan baik dan pastinya mereka tidak jadi mengantuk.

Sampai jumpa di seminar berikutnya…

Next Generation Network (NGN)

NGN (Next generation network) merupakan konvergensi antara jaringan sirkuit (Circuit Network) dan jaringan paket (packet network), termasuk di dalamnya jaringan seluler, yang akan menjadi kebutuhan di masa depan. Ini dikarenakan komunikasi bukan lagi Cuma melibatkan suara, namun juga data, gambar, bahkan video.

Layanan komunikasi suara selama ini masih berbasis circuit-switched. Pada jaringan ini, setiap call (panggilan) akan diberi sebuah kanal/jalur tersendiri (dedicated). Tidak ada pengguna lain yang dapat menggunakan kanal tersebut selama call masih berlangsung.

Today communication network
Old Communication Network

Kelebihannya, layanan ini mendukung real time-service. Namun, kelemahanya juga banyak. Kanal yang idle (tidak aktif) karena tidak ada yang menggunakan juga harus tetap ‘bekerja’. Belum lagi biaya pembangunan dan pengembangan jaringan infrastruktur yang relative mahal.

Sementara itu, jaringan paket digunakan untuk komunikasi data. Dalam jaringan ini, informasi dipecah menjadi beberapa bagian (disebut paket, frame, atau sel), diberi header (berisi informasi pengirim, penerima, dan urutan paket dari informasi), setelah itu dikirim. Saat pengiriman, semua kanal bisa digunakan, dengan memilih kanal yang kosong dan paling cepat sampai ke tujuan atau penerima.

Kelebihan jaringan ini tentu saja dari efisiensi pemakaian kanal. Soalnya, setiap pengguna jaringan bisa menggunakan semua kanal yang tersedia untuk mengirim informasi ke pengguna yang lain.

Sejak berkembangnya VoIP (Voice Over IP) maka layanan komunikasi suara bukan hanya bisa dilewatkan jaringan sirkuit namun juga oleh jaringan paket yang berbasis IP (Internet Protocol). Dengan teknik packet voice, suara akan dikonversi menjadi bentuk digital, kemudian dimampatkan (compress) dan akhirnya dibagi menjadi beberapa paket suara untuk kemudian dikirim.

Next Generation Network
Next Generation Network

Kesimpulanya NGN menggunakan jaringan komunikasi data untuk melakukan berbagai aktivitas, dari percakapan hingga browsing internet dan multimedia. Nantinya kita tidak akan tahu lagi perangkat apa yang digunakan lawan bicara kita. Bisa melalui ponsel, telepon rumah, atau computer, karena semuanya masuk ke jaringan NGN dan suara yang dikeluarkan merupakan suara normal yang biasa kita dengar saat melakukan komunikasi. Dengan teknologi ini komunikasi akan menjadi jauh lebih mudah, cepat dan murah. Penghematan biaya percakapan menggunakan teknologi NGN bisa berkisar antara 30% hingga 70%. Tergantung jenis percakapan yang dilakukan. Bila percakapan local, maka penghematanya relative kecil. Tetapi bisa percakapa interlokal maupun internasional, maka penghematan bisa terjadi hingga 70%.

Tutorial Photoshop - Membuat Salju

Sebentar lagi natal. Dan pasti identik dengan salju-salju
Jadi mari kita bikin salju

Title : membuat efek salju (create snow effect)
Category : Graphics Design - Raster, Effetcs
Software : Adobe Photoshop CS2
OS : Windows XP (optional)
Level : Beginner-intermediate
Optional Prerequisite Skill : layer style, gradient overlay, stroke

OK, mari kita mulai
buka photoshop, siapkan mouse kalian. jangan lupa camilan hehehe…
1. file new, ukuran terserah (pasti dah bisa nentuin sendiri2 sesuai keinginan)
2. fill warna background, dengan warna soft blue (atau apa saja, terserah)
3. masukkan gambar atau text yang dikehendaki di layer baru, kasih nama layer ini ‘object’
4. bikin layer baru, kasih nama ’salju’
5. aktifkan layer salju (klik layer salju). trus klik menu layer > layer style. berikan style seperti gambar dibawah ini.

6. untuk warna stroke bisa pilih ” #BFBFD4 ”
7. Klik Ok
8. Masih di layer salju. pilih warna putih pada foreground color (sebenernya tidak begitu pengaruh, karena kita sudah kasih layer style pada layer salju)
9. klik brush, pilih brush yang bulat padat.
10. kuaskan brush di layer salju, gunakan “sense of art” /intuisi kalian untuk penempatan saljunya.
11. Hasilnya kurang lebih seperti ini

Kelas perdana ruang belajar diskusigrafis.com

Akhirnya kelas online pertama dari Ruang Belajar DG terlaksana sudah. Kelas dimulai dari jam 20:00 WIB hingga akhirnya diakhiri pukul 22:00 WIB. Untuk kelas pertama, cukup menggembirakan karena secara teknis tidak ada halangan. Meskipun yang mengikuti hanya lima peserta (termasuk saya dan pengajarnya), tetapi bagi saya pribadi ini cukup menggembirakan. Karena pada akhirnya kelas ini jadi terlaksana, dan nantinya akan menyusul kelas-kelas lainya.

Kelas dimulai dengan perkenalan dari pengajar yang juga merupakan pengajar kelas 3D di cybermedia college. Dilanjutkan dengan perkenalan dengan para peserta, supaya diskusi bisa berlangsung dengan lebih akrab tanpa adanya jarak atau celah antara pengajar dan peserta. Karena kelas online diskusigrafis.com memang menggunakan pendekatan sharing knowledge tanpa bermaksud untuk menggurui. Materi pun dilanjut dengan diskusi konsep 3D, perbedaan dengan 2D, serta konsep animasi. Ketika akan masuk ke materi pengenalan UI / user Interface LightWave 3D dari newtek, terjadilah masalah. Ternyata tidak semua peserta sudah menginstall aplikasi 3D tersebut. Akhirnya kelas pun berubah haluan menjadi tanya jawab bebas mengenai 3D, daripada melanjutkan materi sesuai rencana. Karena adanya kendala ini akhirnya kelas diakhiri lebih awal.

Kelas berikutnya (Kelas LightWave II) akan diadakan minggu depan, 23 november 2008 pada jam yang sama. Diharapkan pada kelas berikutnya ini peserta sudah siap dengan software yang sudah terinstall dan siap pakai. Semoga kelas online “Ruang Belajar DG” ini bisa menjadi lebih baik lagi kedepanya, sebagai solusi belajar jarak jauh dengan biaya yang murah. Dan untuk diskusigrafis.com sendiri, semoga bisa terus menjadi lebih baik, lebih maju, dan terus berkembang. JAYA DISKUSIGRAFIS.COM

note : untuk info lebih jelas mengenai ruang belajar DG, bisa mendaftar ke www.diskusigrafis.com

Tutorial Coreldraw - Membuat perangko

Tutorial ini juga saya post di forum grafis www.diskusigrafis.com

Title : Stamp Tutorial
Category : Graphics Design - Vector
Software : Corel Draw (11) - optional
OS : Windows (2000) - optional
Level : Intermediate
Optional Prerequisite Skill : Basic Shape, text tool, copy, Drag / move, Interactive Blending, Shapping (trim, weld, intersection), Power Clip

1. File > New
2. Pilih Rectangle Tools ( f6 ). Kemudian buatlah kotak (boleh bujur sangkar atau persegi panjang), sebagai shape dasar dari perangko
3. Pilih Ellipse Tools ( f7 ). Kemudian buatlah lingkaran sempurna kecil. Tekan ‘Ctrl’ selama membuat lingkaran, supaya mendapatkan lingkaran yang sempurna
4. Letakkan lingkaran tadi dengan titik tengah tepat di salah satu sudut dari kotak.
5. Copy lingkaran tadi sebanyak 3 kali (sehingga semua berjumlah 4 lingkaran). Dan letakkan masing2 lingkaran di sudut2 yang lain. sehingga tampak seperti gambar

6. Pilih ‘Interactive Blend tools’. Klik salah satu lingkaran, dengan interactive blend tools, kemudian drag menuju lingkaran yang lain, sehingga menjadi seperti gambar. Kemudian atur number of step nya sesuai kebutuhan (jangan terlalu sedikit, jangan terlalu rapat)

7. Lakukan langkah No.6 untuk lingkaran lainnya sehingga menjadi seperti gambar

8. Kemudian klik kanan lingkaran tadi, kemudian pilih ‘break blend group appart’ atau ‘break compound objects of 8 element a part’ (pada intinya break a part)
9. Klik menu ‘Arrange > shapping > Shapping. maka akan muncul panel shapping (biasanya di sisi sebelah kanan)
10. Pilih semua lingkaran. kemudian di combo box panel shapping pilih ‘trim’. hilangkan check box pada option ’source object(s)’ dan ‘target object(s)’.
11. Klik tombol trim, lalu klik kotak (shape dasar dari perangko) yang telah kita buat sebelumnya. maka kita akan mendapatkan hasil seperti ini.

12. Import gambar yang ingin kita jadikan sebagai gambar background ke working area kita
13. Sesuaikan ukuran gambar background sesuai kebutuhan kita (optional)
14. klik / pilih gambar background. kemudian klik menu ‘effects > power clip > place inside container’ pada saat cursor berubah menjadi panah hitam besar, klik shape dasar perangko. maka gambar akan otomatis masuk ke dalam shape dasar perangko.

15. Tambahkan tulisan, sesuai selera. menggunakan text tool ( f8 ). supaya terlihat seperti perangko asli
16. Bisa juga ditambahkan beberapa hiasan supaya lebih menarik
17. Thataaaa……… you’ve got mail…. eh stamp

Ini hasil yang telah saya buat

Corel Tricks :
- untuk proses pengcopy-an yang lebih cepat. klik dan drag obyek yang ingin di copy. Kemudian klik tombol kanan mouse, baru lepas tombol kiri. maka obyek akan otomatis tercopy.
- Untuk memindahkan obyek secara tepat horizontal / vertical. tekan tombol ctrl selama memindahkan / dragging obyek

Note : prinsipnya bisa juga diterapkan corel versi lainnya, dan juga untuk software lainnya (tentu saja dengan langkah yang berbeda)